Mau nge-chat customer duluan atau ngirim pesan di luar jendela 24 jam yang aktif? Kamu wajib pakai template yang udah di-approve dulu.
Kapan harus pakai template?
Pakai template buat update, alert, dan pesan transaksional yang kamu inisiasi:
| Kategori | Biasanya buat apa | Contoh |
|---|---|---|
| Authentication | OTP dan verifikasi akun. | "Kode verifikasi kamu 482910." |
| Utility | Notifikasi abis checkout, info pengiriman, pengingat tagihan, dan update. | "Pesanan kamu #1032 udah dikirim! Lacak di sini: {{1}}." |
| Marketing | Promo, newsletter, dan pesan welcome. | "Dapetin diskon 20% koleksi summer. Klik buat klaim: {{1}}" |
Alur bikin & approval
Sebelum bisa kamu kirim, template harus dibikin dan di-approve Meta dulu (khusus channel resmi).
graph TD
A[Bikin template di dashboard Wazapin] --> B[Submit ke Meta buat di-review]
B --> C{Di-approve?}
C -->|Ya| D[Status: Approved — siap kirim]
C -->|Tidak| E[Status: Rejected — revisi & submit lagi]- Bikin: Desain body template kamu, tentuin variabelnya (misal
{{1}},{{2}}), plus header opsional (teks atau media) atau tombol interaktif kalau perlu. - Review: Wazapin otomatis submit template kamu ke Meta. Biasanya kelar dalam hitungan menit sampai beberapa jam.
- Sync: Begitu di-approve, statusnya jadi
approved. Kamu juga bisa sync template secara programatik lewatPOST /v1/templates/sync.
Ganti variabel
Template bisa dinamis pakai placeholder kayak {{1}}. Pas ngirim via API, kamu wajib kirim variabelnya urut sesuai placeholder yang kamu definisiin.
Contoh body template utility:
Hi {{1}}, pesanan kamu #{{2}} udah siap.
Berarti kamu perlu kirim dua parameter teks:
{{1}}->"Ayu"{{2}}->"29420"