Skip to content

Channel types

Bedain channel resmi WhatsApp Business Cloud API sama channel tidak resmi — biar kamu nggak salah pilih.

Updated View as Markdown

Di Wazapin kamu bebas pakai channel resmi maupun tidak resmi — tinggal sesuaikan sama kebutuhan dan budget kamu.

Kapan ini kepake?

Pilihan channel ngaruh ke:

  • Seberapa lancar pesan kekirim dan seberapa kenceng limit pengirimannya.
  • Risiko nomor kamu ke-suspend sama Meta.
  • Struktur biaya — bayar per conversation ala Meta vs flat fee bulanan.
  • Fitur interaktif yang didukung — kayak list dan template.

Beda utamanya apa?

Fitur Channel Resmi (Meta Cloud API) Channel Tidak Resmi (Web/QR)
Di-approve Meta? Ya, partnership API resmi. Nggak, emulasi sesi WhatsApp Web.
Risiko suspend Rendah banget — selama kamu patuh aturan. Tinggi — apalagi kalau buat cold outreach / spam.
Butuh template? Wajib buat chat yang kamu mulai duluan. Opsional — bisa kirim free-form kapan aja.
Limit kirim Scale sampai unlimited per hari. Ketahan rate limit WhatsApp Web.
Harga Bayar per conversation (ada fee Meta). Flat fee per channel per bulan (tanpa fee Meta).

Mau liat perbandingan fitur lengkapnya? Cek matriks dukungan channel.

Rekomendasi

  • Pakai channel resmi buat sistem notifikasi production, pesan transaksional volume gede (OTP, notifikasi resi), dan tim CS.
  • Pakai channel tidak resmi buat testing internal, environment staging, alert volume kecil, atau prototyping cepat yang nggak mau ribet setup Meta.
Navigation

Type to search…

↑↓ navigate↵ selectEsc close